Kantong Karet sebagai Bahan Teknologi Bendung

Sumber Gambar : eppid.pu.go.id

Bendung adalah suatu bangunan yang biasanya dibuat dari pasangan batu kali, bronjong atau beton yang terletak melintang pada sebuah sungai yang dibuat untuk meninggikan taraf muka air atau untuk mendapatkan tinggi terjun, sehingga air dapat dialirkan ke saluran, melalui bangunan pengambilan (intake). Bendung dapat digunakan untuk kepentingan air minum atau pembangkit listrik. 

Menurut macamnya bendung dibagi menjadi dua yaitu bendung tetap dan bendung gerak.

  1. Bendung tetap adalah jenis bendung yang tinggi pembendungannya tidak dapat diubah, sehingga muka air di hulu bendung tidak dapat diatur sesuai yang dikehendaki atau elevasi muka air di hulu bendung berubah sesuai dengan debit air sungai yang melintas. Bendung tetap biasanya dibangun pada daerah tengah dan hulu sungai.
  2. Bendung gerak adalah bendung yang terdiri dari ambang yang dapat bergerak (pintu sorong, radial dan tipe lainnya) sehingga dapat mengatur elevasi muka air banjir sesuai dengan yang dikehendaki. Bendung ini biasa digunakan di sungai-sungai pada bagian hilir sungai atau muara. Bendung karet termasuk dalam bendung gerak. 

Bendung karet merupakan jenis struktur yang relatif baru dari struktur hidrolik, jika dibandingkan dengan pintu air baja. Bendung ini terbuat dari kain berkekuatan tinggi yang menempel pada karet yang membentuk kantong karet. Kantong karet akan diisi air/udara, sehingga dapat mengembang atau mengempis sesuai kebutuhan pengerjaan. 

Pada dasarnya bendung karet terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut

1. Tubuh Bendung

Tubuh bendung berupa lembaran karet yang dipasang sebagai gelembung kedap air melintang alur sungai. Pada saat bendung mengembang karena diisi air atau udara karet ini berfungsi sebagai pembendung air

2. Pilar

Pilar pada struktur bendung karet diperlukan untuk membatasi bentang tubuh bendung yang terlalu panjang agar tidak melendut pada waktu mengembang. Namun beberapa pilar kadang-kadang digunakan untuk membagi bentang bendung menjadi beberapa panel guna penyempurnaan dalam pengoperasian muka air dan pengurasan sedimen. 

3. Pondasi 

Pondasi bendung karet yang berupa pelat beton bertulang berfungsi sebagai dasar perletakan karet bendung beserta pilarnya untuk menjaga kestabilan struktur bendung secara keseluruhan.

4. Instrumen operasi

Instrumen ini terdiri dari instalasi pipa pengisian dan pembuangan, kompresor atau pompa air serta sistem otomatisasi.

5. Mercu bendung

Mercu bendung adalah bagian teratas tubuh bendung dimana aliran dari hulu sungai dapat mengalir ke hilir.

Bendung karet dapat diisi air dan udara. Pada bendung karet yang berisi air penurunan mercu bendung karet dapat sesuai dengan flood flow yang terjadi, dimana terjadi pengempisan yang terjadi secara perlahan dan dalam waktu yang lama sehingga limpasan di hilir juga tidak akan terjadi gelombang air yang besar. Pada saat bendung karet yang berisi air diturunkan, mercu bendung akan tetap horizontal maka debit yang lewat melimpas bisa dikontrol. 

Sedangkan pada bendung karet isi udara penurunan mercu tidak bisa disesuaikan dengan flood flow yang terjadi, tetapi harus sampai batas maksimal atau bendung dalam keadaan sangat kempis. Hal ini dapat terjadi karena konsentrasi aliran. Bendungan karet yang diisi udara, pada saat pengempisan memerlukan waktu yang sangat cepat sehingga limpasan bagian hilir terjadi gelombang air yang besar. Kerugian atau dampak negatif mercu bendung karet yang  diisi udara pada waktu dikempeskan yaitu 

  1. Terjadi konsentrasi aliran diatas mercu bendung sehingga aliran di hilir akan menggerus dan merusak bendungan
  2. Terjadi konsentrasi gerusan oleh sedimen yang dibawa air sehingga bendung karet akan tidak aman dari gerusan
  3. Air yang lewat di atas mercu bendung tidak bisa dihitung debitnya sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat pengontrol debit, tidak dapat digunakan untuk membaca debit minimum ke bagian hilir bendung karet, kecuali dengan menggunakan bentangan yang lebih kecil yang cukup untuk debit minimum tersebut atau menggunakan pintu pengatur
  4. Apabila terjadi flow yang lebih kecil dari yang direncanakan maka harus menurunkan mercu bendung sampai batas maksimal. 

 

Selain memiliki keuntungan dan kerugian di bagian teknis nya, ada beberapa keuntungan dari konstruksi bendung karet yang menjadikan bendung karet lebih banyak diterapkan sekarang daripada bendung konvensional.  

Berikut keunggulan bendungan karet diantaranya sebagai berikut :

  1. Menghemat sejumlah besar bahan konstruksi seperti baja, semen, dan lain-lain. Hal ini tentu saja juga menghemat  ekonomi. 
  2. Badan bendung dapat dikempeskan untuk menurunkan pembendungan ketika terjadi debit besar dengan  elevasi muka air melampaui batas tertentu
  3. Bendung karet memiliki bentang sepanjang 100 meter tanpa tiang pemisah. ini memberikan lebar penuh penampang aktif saluran sungai untuk melepaskan aliran banjir.
  4. Cocok untuk rekonstruksi langsung di tempat yang sudah pernah dibangun.
  5. Bendungan karet menyediakan pemandangan yang indah untuk objek wisata.
  6. umur layanan yang tahan lama selama 30-50 tahun.

 

Beberapa penerapan konstruksi bendung karet 

  1. Pembangunan Bendungan Karet Jatinegara, Kabupaten Kebumen untuk Irigasi (tanah) persawahan
  2. Pembangunan Bendung karet Kalijajar terletak di kalijajar, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah 5,5 km dari muara laut jawa.
  3. Pembangunan Bendung karet Krueng Peusangan di kabupaten Bireuen

Sumber:

Wahyudi, Slamet. (2019). ANALYSIS OF PHYSICAL MODEL RUBBER WEIR CONTAIN WATER AS MOTION WEIR FOR FLOOD AND ROB HANDLING. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10, 219-220.

Abdullah Ali Nasser Alhamati, Behavior of Inflatable Dams under Hydrostatic Conditions Received: Sept 1, 2004; Revised: Nov 18, 2004; Accepted: Mar 8.

Dimension, Civil Engineering. The Stability Analysis of the Lusi Mud Volcano

Embankment Dams Using FEM with a Special Reference to the Dam Point P10. D, 14 (2),

2012, pp. 100–109.

Astria Dani, Mahakam Linda. (2006). PERENCANAAN BENDUNG KARET WONOKERTO KABUPATEN DEMAK. Institutional Repository (UNDIP-IR), 64-70.

https://www.youtube.com/watch?v=LIzFdi5409A (diakses pada 29 Oktober 2022)